Langsung ke konten utama

AKHIRNYA KU MENEMUKANMU

ALHAMDULILLAHIROBILALAMIN

Berkat bantuan mira, blog cantik ini kembali bersemi. dia menemukan cara bagaimana mengakses blog ku kembali. Mira, kalo aja aku lesbi, kamu lah wanita pertama yang akan aku nikahi....

anyho, masih dalam suasana, jadi atas nama pribadi dan diri saya sendiri ingin mengucapkan MINAL AIDIN WALFAIDZIN, MOHON MAAF LAHIR BATIN. Hahahahaa,, lebaran kemaren dengan suksesnya bolos dua minggu #ampunisayapakbos. di pekanbaru, bersenang2 dengn keluarga tercinta, para kepompong dan si kabogoh yang datang pas lebaran ke 4. Pekanbaru selalu menyenangkan, membahagiakan, membuat wajah ceria.

Pas mau pulang ke Dumai, semangat menguap entah kemana, bawaannya malas aja. Planning pulang hari Jumat, mundur jadi Sabtu. For the 1st time, menempuh perjalanan Pekanbaru-Dumai naek si cantik Mio, bersama kabogoh, pria tangguh penguasa jalanan.

Jam 7 pagi berangkat dari Pekanbaru, jam 8 udah mau masuk Kandis, tapi, malang tak dapat ditolak, ban motor dengan suksesnya bocor. Alhasil Kabogoh mendorong motor sampe ke bengkel. dan aku, wanita yang jalannya kaya bebek, tertinggal 1 kilometer di belakang. Kelar nambal ban, lanjut jalan lagi, jam 10 udah masuk Duri. Berhubung gak sarapan, aku tanya ma Kabogoh.

"Udah lapar belum?"
"Belum."
"Jadi kita makan di Dumai aja?" sampe situ aku mulai putus asa, yang lapar itu kan aku. migren udah kambuh juga.
"Iya."

Tanpa merasa bersalah, aku menjatuhkan kepala ke punggung Kabogoh, mau pingsan. dia kaget, terus nanya kenapa. aku jawab lapar, dia malah marah2, ngomel2. Ingin jatuh air mata diperlakukan secara tidak berperikemanusiaan, tapi gak papa, akhirnya kami makan. di Duri, kabogoh nelpon temannya. kami ketemuan. temennya itu kecil, pendek, tapi lumayan ganteng. kata kabogoh, anaknya sombong gak jelas. emang iya sih kayanya, ceritanya lebay banget. mulai dari semua cewek yang ada di belahan bumi ini kayanya suka ma dia, gaji nya yang 6 juta perbulan (mungkin ada ya Driver gaji segitu), nightlife nya yang gimana gitu. pokoknya, wanita lugu seperti aku sempat dibuat terkagum2. pas mau bayar, kasian juga dia, duitnya tinggal 55ribu, kami makan total 54ribu. tapi demi gengsi, dia tetap eksis, ya sudah,, rezeki. tapi, beberapa hari setelah ketemuan itu, dia sempat bilang ma kabogoh, harusnya aku ngurangin berat badan dikit lagi. HOYYYY.... MENGHINA!!! udah lumayan kok ini, turun 5kg pas puasa. walopun lebaran naek lagi, tapi kan tetap udah lumayan.

Okey, sampe di Dumai jam 1 siang, dengan sehat walafiat, langsung istirahat. Kabogoh tidur dengan nistanya. biarlah, karena hari minggu, dia udah punya job yang harus dilakukan, yaitu pasang kawat buat jemuran.
pagi2, dia datang, langsung turun ke lapangan. Ternyata, baru di ketok dikit, tembok rumah kami melemah, rontok satu demi satu. karena takut roboh, akhirnya Kabogoh inisiatif buat dicor aja kawatnya. beli semen, terus ngambil pasir jalanan. hahahaha,,, hebat, hasil kerjanya lumayan. terus dia pasang gorden di kamar, gantiin bola lampu yang putus. bukannya sok manja gak bisa ganti bola lampu sendiri, tapi emang atap rumah itu tinggi banget. jadi perlu bantuan pria tinggi buat masang bola lampu itu. ya sudah, minggu malam kabogoh pulang dan berlalu.....

aku pun kembali kepada kehidupan yang sebenarnya. hidup sebatang kara di Dumai....

Komentar

  1. tcuh! apa maksudnya itu mau menikahi ku kalau jadi lesbi? maaf ya, aku sudah booking Shia la Beouf buat jadi pasangan hombreng aku. #loh?

    BalasHapus
  2. NAnaaaaan mana postingan barunya?!! trus.. trus.. mana komen ku yg lalu?? pasti belom buka blog lagi ini anak. dasar pemalas!! keplak!!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERTAHAN ATAU BERPISAH

Sebuah rumah tangga, bukan hanya tentang bahagia, ada luka, air mata dan kepedihan di sana. Sebuah rumah tangga, bukan hanya tertawa bersama, tapi juga bagaimana mengatasi emosi bersama. Saat marah begitu menguasai hati, saat ingin pergi, saat ingin memaki, saat ingin meninggalkan satu dan yang lain, namun akhirnya, tetap berdiri disisinya, walaupun dalam  hati banyak luka menganga. Atau, memilih pergi saja, karena sudah tak sanggup berada dalam badai. Semua adalah pilihan. Terserah memilih jalan apa. Karena bahagia kita adalah tanggung jawab kita.
Mengapa harus berpisah?
Perpisahan dalam pernikahan adalah perbuatan halal yang dibenci Allah. Banyak wanita yang memilih meninggalkan suaminya, karena berbagai hal. Yang terkadang alasannya tak semua orang memahami. Yang terkadang luka dalam hatinya hanya dia yang memahami. Jika suami selingkuh, haruskah kita bertahan? Jika suami kdrt haruskah kita bertahan? Jika suami melakukan kekerasan verbal, haruskah kita bertahan? Jika suami yang me…

BUKAN DOSA TURUNAN

Ahem, isi postingan kali ini agak2 berat, jadi silahkan latihan angkat beban dulu sebelum membacanya....

Lanzut...

Pernah dengar istilah dosa turunan? Gak pernah? Okeh, tante kasih gambaran ya. Biasanya itu istilah untuk menyebutkan dosa2 yang dilakukan orang tua, terus imbasnya ke anak. Contoh, orang tuanya maling, punya anak (maaf ya,,,,) bibirnya sumbing, terus langsung lah masyarakat menyimpulkan bahwa anaknya menanggung dosa turunan dari orang tua. ANEH bgt kan? Gimana bisa anaknya yang menanggung dosa orang tua. Lebih logis kalo Tuhan memberikan teguran buat orang tuanya melalui cacat si anak.

Zaman sekarang, lagi trend seks bebas. Dalam pembahasan ini, aku gak akan membahas masalah perbuatan seks bebasnya. Itu sih terserah inidividunya aja, mau free sex dengan aman pake kondom, mau free sex dengan semua lawan jenis, mau gak free sex sama sekali (ini paling bagus), itu totally hak asasi manusia. Tapi emang jaman udah parah banget ya, pernah teman cowokku, si Jam nanya, kalo mau lep…

PEREMPUAN BERNAMA RANI

Part 1 RISDA
Namaku Risda, ibu yang berbahagia. Anakku 2 orang sudah beranjak dewasa. Suamiku seorang petinggi di bumn, sedangkan aku, seorang guru sekolah dasar. Iya, aku bahagia. 10 tahun yang lalu. Sekarang entah kemana menguap semua kebahagiaan itu. Anak-anakku sudah semakin dewasa, suamiku masih seorang petinggi bumn, tapi aku sudah tidak menjadi guru lagi sejak 10 tahun yang lalu. Suamiku, Jaya, ingin aku menjadi full time mother, agar bisa mengurus rumah dengan tanganku sendiri. Kata Jaya, lebih baik rumah diurus oleh istri daripada art, tangan istri itu magic. Aku menuruti apa keinginan suamiku. Aku terlalu mencintainya. Tapi, semua berubah. Ketika Jaya mulai pulang jam 1 malam dan pergi kerja lagi habis subuh, ketika Jaya tidak pernah lagi memberikan uang selain gaji yang jumlahnya bahkan tak cukup untuk makan, ketika Jaya menjual satu demi satu aset yang susah payah kami kumpulkan selama 20 tahun kami menikah. Aku, seorang istri yang cinta pada suami, sungguh tidak menyangk…