Langsung ke konten utama

ME TİME

Perdebatan mamak-mamak never ending di dunia maya itu, tentang İRT vs Working Mom, asi vs sufor dan sc vs normal. Perdebatan itu tidak akan pernah ada akhirnya. Karena gak ada yang benar dan salah kan. Mau mamaknya İRT ato wanita bekerja, ya tetap aja beliau itu yang terbaik bagi anaknya. Mau mamaknya melahirkan normal ato sc, tetap aja beliau sayang sama anaknya. Gak ada yang beda. Hanya masalah proses aja.



Semua mamak-mamak perlu me time, untuk mencegah penuaan dini kan ya. Mau irt, ibu bekerja, mau beranak normal ato sc, mau anaknya sufor apa asi, semua wanita perlu me time. Waktu masih perawan enak, pulang kuliah, tiduran sambil baca novel dan mamam citato (surga banget) atau jalan-jalan ke emol, satu hari tiga emol pun sanggup. Dan me time paling sempurna itu, perawatan di salon, dari ujung kaki sampe ujung rambut, heaven. Sekarang me time mamak, cukup makan es krim woles merk feast rasa vanila tanpa diganggu anak aja udah bahagia.

Kalau udah jadi mamak-mamak, jangankan me time, makan mie di rumah aja udah bahagia.  Terlebih bagi İRT, me time itu kek keringanan yang langsung diturunkan dari langit, saking langka dapat momentnya.

Mamak udah pernah merasakan menjadi İRT, udah pernah juga merasakan menjadi ibu bekerja. Kalau orang bertanya, posisi mana yang paling enak bagi mamak? Jawabannya adalah jadi ibu bekerja. Makanya mamak salute luar biasa sama ibu rumah tangga. Pasti hatinya sabar dan seluas samudra. Bagi wanita bekerja kaya mamak, jam kerja itu waktu me time terbaik. Mamak bisa pegang hp sepuasnya, ngeblog, ngobrol, becanda, makan indomie (horor makan indomi di rumah, nanti mamak gak bisa ngomel "mie itu racun nak, gak sehat, nanti ususnya lengket". Maafin mamak ya Allah). Banyak hal yang bisa dilakukan. Coba ibu rumah tangga, 24 jam di rumah, menyelesaikan pekerjaan yang gak ada habisnya, mamak udah pernah merasakannya. Stress luar biasa. Hiburannya cuma pas suami pulang, bisa ngobrol sebentar sebelum tidur. Kecuali anak udah agak gede, udah sekolah, ada kegiatan tambahan mamak, antar jemput anak sekolah, biasanya macan ternak (mamak cantik antar jemput anak) bisa berinteraksi lebih lama. Lumayanlah kan, ngendur-ngendurkan urat syaraf. 

Makanya mamak angkat topi dengar irt, apalagi yang cantik, sabar, gak suka hosyip. Kek syipa, teman seperjuangan mamak ngeblog, s2 kesehatan masyarakat dan memilih jadi ibu rumah tangga, manis banget kan dia.  Salut banget.

Waktu me time İRT sangat sedikit lho. Jangan harap bisa ngunyah makanan 33 kali, masuk mulut langsung telan, kejar-kejaran sama waktu tidur anak. Coba itu mamak bekerja, di kantor bisa sarapan tenang sambil ngobrol ma teman, maksi juga sambil ngobrol. Walopun pas pulang berjibaku lagi sama kerjaan rumah, tetap aja mamak bekerja me time nya banyak. 

Jadi, sebagai perempuan dengan status mamak-mamak, jangan anggap remeh ibu rumah tangga. Kalo adu skill sabar sama ibu bekerja, bisa 1-0 skornya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PASIEN EXIT

Bekerja di rumah sakit itu bagiku adalah anugrah. Disini aku belajar banyak bersyukur. Setiap melihat pasien sakit, korban kecelakaan dan kematian, aku berterimakasih pada Tuhan karena masih diberi kesempatan untuk bernafas. Seringkali pasien sakit parah itu merintih-rintih. Entah berapa kali pula aku melihat peristiwa sakaratul maut. Terkadang aku berfikir, bagaimanakah peristiwa sakaratul mautku kelak? Apakah akan berteriak pilu seperti pasien kecelakaan yang aku lihat 2 bulan lalu, atau seperti pasien asma kemarin, yang melewati saat-saat terakhirnya dengan zikir. Mudah-mudahan aku pergi dalam keadaan baik.  Setahun belakangan ini, aku tidak lagi ditempatkan di ruang rawat. Tapi pindah ke bagian administrasi. Mungkin karena latar belakang ilmu komputer yang aku miliki, jadi walaupun pendidikanku perawat, tapi aku dianggap mampu untuk menghandle bagian administrasi. Sebenarnya aku kurang suka pekerjaanku yang baru ini. Mungkin karena belum terbiasa. Ditambah lagi, aku mengur...

TUPPERWARE

Sumini ikut mengerumuni mba Lis, pedagang tupperware di TK Sekar, anaknya. Sejak ada mba Lis, wali murid di TK Sekar seakan berlomba, mengoleksi tupperware. Jangan sampai, koleksi tupperwareku kalah sama yang lain, batin Sumini.  "Ayo mba Sumini, ini bagus loh. Senwid kiper, ada botol minumnya sekalian, gambar kuda poni warna ping," mba Lis mulai promosi. Kebetulan cicilan tupperware Sumini memang sudah lunas. Jadi, apa salahnya ambil baru? "Apa mba Lis? Senwid kiper? Apa sih itu?" Tanya Sumini.  "Tempat bekal khusus buat senwid mba Sum," Sumini mengucapkan o panjang, padahal dalam hati dia bingung, senwid itu apa. İbu-ibu lain mulai menjatuhkan pilihan tupperware yang mereka inginkan. Sumini panas, dia juga harus beli, jangan kalah dengan yang lain. "Aku pesan senwid kipernya mba Lis. Sepuluh kali bayar ya," kata Sumini. Mba Lis mencatat pesanan Sumini, dan mengambilkan barangnya di mobil.  "Kalau sepuluh kali bayar, ga...

SEMUA WANITA PENGEN CANTIK

Itu udah kodrat banget kayaknya... Semua wanita ngerasa ada aja yang kurang sama fisiknya. Yang gendut pengen langsing, yang kurus pengen agak berisi, yang hidungnya pesek pengen mancung. Bahkan seseorang yang udah semurna di mata orang lain aja masih juga ngerasa ada yang kurang. Siapa juga yang gak pengen secantik barbie... waktu kecil aku punya banyak boneka barbie. Sebagai anak perempuan yang lugu dan suka berkhayal, kalo udah dewasa aku pengen secantik barbie. Tinggi, langsing dengan rambut panjang dan ikal. Setelah dewasa aku tumbuh menjadi wanita yang pendek, gendut dengan rambut ikal nyaris keriting yang susah banget panjangnya.... Kenapa ya cewek2 cendrung kepengan lebih cantik, kalo cowok kayanya jarang ngerasa ada kekurangan di fisiknya. Kemaren, waktu ke Dumai dan jumpa dengan teman cowok yang baru nikah. aku nanya ma dia, ini dialog yang terjadi : "Gimana rasanya nikah bang?" terus si abang menjawab, "Enak, makanya jangan kelamaan pacaran..." ...